04 Apr 2022

KARYAWAN DISIPLIN, PRODUKTIF, DAN BAHAGIA, YES WE CAN!

KARYAWAN DISIPLIN, PRODUKTIF, DAN BAHAGIA, YES WE CAN!

“Bu, bagaimana sih caranya agar karyawan tidak terlambat? Kami harus apa agar mereka tidak banyak ijin, produktif, dan pekerjaannya selesai tepat waktu? Cara apa yang paling ampuh untuk itu?”

Kurang lebih demikian ringkasan pertanyaan yang sering diajukan oleh teman-teman HRD, leader, atau business owner kepada kami. 

Sebenarnya, kenapa sih karyawan harus datang tepat waktu? 

Bagi HRD dan manajemen, karyawan yang tepat waktu berarti absensi bersih. Data-data lebih mudah diatur dan lebih mudah dihitung. Manager tidak komplain. Tidak ada pertanyaan dari manajemen, kenapa si A banyak terlambatnya, banyak tidak masuknya. 

Bagi atasan dan manajemen, tim yang selalu hadir tepat waktu berarti mudah memprediksi sesuai rencana, tidak perlu mencari pengganti sementara, project selesai tepat waktu dan minim hambatan, pelanggan terlayani sesuai jam pelayanan yang dijanjikan. 

Maka HRD, manajemen, dan para atasan ramai-ramai berharap karyawannya selalu tepat waktu, hadir jam 8 pagi, pulang jam 5 sore, dan di antara jam tersebut karyawan selalu produktif di meja kerja atau station-nya.

Tetapi, bagaimana dengan karyawan sendiri?

Sejujurnya, rutinitas seperti itu membosankan dan melelahkan. Tetapi, karyawan dapat apa dari semua itu? 

Sebagai karyawan, kenapa saya harus datang jam 8 atau sebelum jam 8 pagi? Kalau datang jam 8, saya dapat apa? Ya kebanyakan tidak dapat apa-apa, karena memang sudah aturannya seperti itu. Bahkan yang ada, kalau datang lewat dari jam 8, gaji dipotong. Jadi ya sudah, dipotong sedikit tidak apa-apa lah. Yang penting saya bisa sedikit santai di pagi hari.

Mungkin itu yang ada di benak sebagian besar karyawan di perusahaan teman-teman kami yang curhat tadi.

Di sebuah perusahaan X, tidak ada aturan mengenai jam kerja. Tim bebas datang ke dan pergi dari kantor sesuka hati. Ada hari-hari tertentu yang mewajibkan beberapa orang datang ke kantor. Itu pun diatur di jam 9.30 atau jam 10 atau jam 13.30, sesuai kesepakatan bersama. Tim bebas bekerja dari rumah, dari kafe, dari kantor, jam berapa pun.

Tetapi alhamdulillah, project-project tertangani sesuai jadwal. Event-event dipersiapkan dan dilaksanakan dengan baik. Meeting-meeting internal maupun eksternal dengan mitra dan klien terjadwal rapi, dengan reminder 1 jam sebelum pelaksanaan senantiasa terkirim.

Bagaimana mungkin tanpa jam kerja yang pasti, tanpa punishment atas keterlambatan, pekerjaan bisa terselesaikan dengan sesuai jadwal, berkualitas, dan semua orang produktif di dalam tim? Ada kedisiplinan apa di balik itu? 

1. Membangun rasa tanggung jawab

Setiap orang punya rasa tanggung jawab yang sangat besar. Value penting yang berhasil diidentifikasi dengan baik pada proses rekrutmen. Karena rasa tanggungjawab, setiap orang mengatur waktunya sendiri untuk tugas-tugas yang beragam setiap hari, dan disiplin dengan pengaturan yang mereka buat sendiri

2. Menetapkan target yang jelas dan konsisten

Setiap orang diberitahu dengan jelas, apa yang menjadi pekerjaan dan target mereka. Target yang diberikan menantang namun masih dalam batas-batas yang bisa dicapai setiap orang. Setiap orang bersemangat untuk mencapai targetnya, dan senantiasa didukung untuk itu.|

3. Buat program untuk memberdayakan

Setiap orang punya semangat dan keinginan untuk bertumbuh. Bertanya, saling sharing, coaching, mentoring dan reverse mentoring jadi budaya sehari-hari. Semangatnya adalah semangat untuk saling memberdayakan.

4. Make them happy

Setiap orang punya semangat dan mindset yang selaras untuk memberikan yang terbaik satu sama lain dan bagi klien yang mereka tangani. Happy when you are happy. Bagaimana caranya memberikan yang terbaik dan membuat orang lain happy, itu yang penting.

5. Leader menjadi role model

Semua orang adalah contoh bagi orang lain. Lingkungan yang saling menguatkan untuk disiplin, dan dicontohkan secara konsisten oleh leader. Kalau event dimulai jam 9, tim, termasuk para leader, sudah harus standby 90 menit sebelumnya.

Orang-orang di perusahaan X mungkin tidak datang ke kantor jam 8 setiap hari. 

Tetapi hari demi hari, mereka tahu apa yang harus dikerjakan, apa yang harus diperiksa progressnya, apa yang harus diselesaikan, apa yang perlu dikoordinasikan, dan apa yang perlu dimintakan arahan dari leader.

——

Sebagai HRD atau sebagai leader, pasti mengharapkan karyawan atau tim  sudah standby di tempat kerja pukul 8 setiap hari, menyelesaikan tugas tepat waktu, dan senantiasa produktif. Maka, silakan definisikan terlebih dulu apa keuntungannya bagi perusahaan, bagi pelanggan atau klien, dan bagi karyawan Anda. Kemudian pastikan setiap orang memahami dan menyadari manfaat tersebut. Buat setiap orang di dalam tim Anda mengetahui dengan jelas, apa yang diharapkan dari mereka, dan kapan harus menyelesaikan setiap hal. 

Cari cara yang tepat untuk merekrut orang-orang yang memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, dan bangun serta jaga hal tersebut di dalam tim Anda. Dan ultimately, pastikan Anda telah memberi contoh tersebut bagi tim Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *